Selvedge Denim ?

22 05 2011

Ok pertama-tama mulai dari pronunciation Selvage atau Selvedge adalah sama.

Selvedge adalah untaian atau uliran pinggir yg paralel. tujuan dari pembuatan selvedge untuk menghindari kain yang sudah di tenun agar tidak dedel atau tenunnannya tidak terlepas. Untuk itu setiap pinggirnya akan di woven.

Untuk industri besar terutama bagi mills yg sudah mengunakan Big Loom atau machinery loom akan tidak dapat memproduksi selvedge line.

Biasanya old mesin tenun dari tahun perakitan 1890-1930 masin tenunnya masih bisa membuat selvedge line.

Ok, kenapa selvedge kok warnanya beda?
Begini, di setiap denim mills terutama yg memproduksi sekala besar mereka akan membuat Color Band atau Color code untuk membedakan satu jenis fabric dengan lainnya. Maka dari itu kalo elo liat Selvedge line ada yg merah, ungu, biru, hijau dll.

Originally Levis selalu memakai Red Selvedge karen itu trade mark mereka. Kalo Samurai ada kawat silver linenya.

Kenapa Denim yg memiliki selvedge sangat Special?

Pertama, penampilan yg keren dan cool, terutama saat kamu cuff your jeans up.

Kedua, denim ini sangat jarang alias rare dan special karena di buat oleh mesin tenun yg sudah berumur sangat tua.

ketiga, orang menial ini fabric sangat Authentic, original dan vintage look serta memiliki karakter vintege look yang sangat kuat dari pada non selvedge denim.

Namun di dunia perindustrian yg sudah maju saat ini, sudah banyak denim mills yang dapat juga membuat selvedge denim dengan baik serta kekuatan yg sama seperti mesin tenun tua.

beberapa negara seperti China, Thailand, India sudah mampu membuat selvedge line dengan sangat baik.

Namun sekali lagi Authenticness dan originalitas akan lebih baik.

Di manakan selvedge itu berasal?
Ok ini orang masih banyak punya asumsi yg salah tentang asal selvedge line.

selvedge line itu berasal dari Amerika or USA tahun 1800an. Awalnya orang2 Amerika memperkenalkan metode ini karena dulu belum ada mesin Obras. Oleh karena itu merek menutup pinggir fabric supaya hasil tenunnya tidak dedel atau lepas.

Di era penrindustrian yg di mulai 1930s, di mana pabrik2 denim di Amerika mulai memakai mesin loom yg otomatis atau yang lebih maju.

Nah orang2 jepang saat itu mulai membeli beberapa mesin dr USA, dan sampai sekarang masih di lestarikan di Jepang terutama di desa Okaya atau Rempuya dan mesin loom itu sudah puluhan tahun masih di pakai.

Nah hasil produksi dari old loom itu hanya bisa menghasilkan lebar denim 70-80 cm saja lho karena jaman dulu ngak bisa bikin denim lebar2 heheh…nih ada contoh dari stock yg ada di Massa.





Tips Merawat Jeans Agar Tahan Lama

22 05 2011

Celana jeans atau Denim merupakan salah satu pilihan busana andalan bagi banyak orang. Selain praktis, celana jins mampu membuat pemakainya tampil lebih bergaya. Tapi, tahukah Anda cara perawatan jins yang benar untuk membuatnya tahan lama?

Jika selama ini Anda rajin mencuci celana jins minimal seminggu sekali, maka pikirkan lagi kebiasaan tersebut. Menurut Direktur Konsep Levi Strauss & Co. Carl Chiara seperti dikutip The Wall Street Journal, bahan jins seharusnya dimasukkan ke mesin cuci setiap enam bulan sekali. Metode mencuci yang dipraktikkannya pun jauh dari biasa.

Caranya, isi bak mandi dengan air setinggi sekitar enam inci dengan suhu ruang, lalu tambahkan dua sendok makan sabun cuci formula ringan. Rendam jins di dalam bak mandi dalam posisi datar. Setelah 20 menit, bilas dan keringkan celana jins dengan cara menjemurnya sehingga air menetes keluar.

Nah, berikut ini adalah sejumlah tips lain untuk menjaga celana jins kesayangan awet lebih lama:

Kualitas baik

Pilih celana yang tahan lama. Kualitas sehelai celana jins bervariasi tergantung bahan dan merek. Ada sejumlah penanda untuk melihat kualitas ketahanan sehelai celana jins. Periksa bagian dalam ujung kaki bawah celana jins untuk melihat jahitan warna-warni. Itu merupakan tanda jins dengan tepi tenunan yang dianyam, terbuat dari kain tenun tanpa cela yang dijahit untuk mencegahnya terurai. Tidak ada yang dapat mengalahkan daya tahannya.

Cara lain yang lebih mudah adalah dengan menimbang berat celana jins. Jins yang lebih berat biasanya tahan lama, karena bahannya lebih tebal.

Menghilangkan noda

Jika jins ketumpahan noda, jangan buru-buru mencucinya secara menyeluruh. Menurut Chiara, lebih baik mencuci hanya bagian yang terkena kotoran itu saja di wastafel. Gunakan sabun lembut atau sabun tangan untuk mencucinya.

Mempertahankan warna

Untuk menjaga supaya warna celana tidak pudar saat dicuci, pastikan mencucinya menggunakan air dingin. Selain itu, balikkan dulu celana (bagian dalam di luar, bagian luar di dalam). Jika kerusakan sudah terjadi, atasi dengan merendam celana jins yang pudar bersama celana jins lain bewarna gelap sehingga warnanya menyatu.

Trik lain yang diungkapkan Chiara yakni menambahkan 1/8 cuka ke dalam air cuci. Bahan alami ini berguna untuk menambahkan lapisan ekstra pelindung warna.

Mencegah robek

Lindungi celana jins dari risiko penipisan dan robek. Jika mencuci celana menggunakan mesin cuci, atur mesin cuci ke pengaturan ‘delicate.’ Untuk deterjen, pilih produk non-abrasif, sabun ramah lingkungan yang tidak mengandung zat pemutih. Bahkan, mencuci jins tanpa menggunakan sabun kadang-kadang bisa membuatnya bersih tanpa merusak kain.

Mencegah penyusutan

Pengunaan mesin pengering pakaian bisa membuat celana jins menyusut dan kehilangan bentuk aslinya. Untuk mencegah hal itu, atur mesin ke pengaturan rendah. Keluarkan celana jins saat kondisinya sudah setengah kering atau lembap, lalu gantungkan agar kering. Tindakan itu berguna untuk mencerah kerutan dan penyusutan ukuran celana.

Begitu celana kering, gantungkan di dalam lemari alih-alih melipatnya

*) berbagai sumber








Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.